Sebagian besar detail tentang Elizabeth Morris hilang dari sejarah. Kita tahu dia lahir sekitar tahun 1753, kemungkinan besar di Inggris. Kita tahu dia meninggal pada tanggal 17 April 1826 di Philadelphia. Tapi semuanya di antara tanggal-tanggal itu? Itu adalah kekosongan yang hanya diisi oleh rumor dan arahan panggung. Tidak ada akta kelahiran. Tidak ada buku harian. Tidak ada catatan jelas tentang hidupnya sebelum dia menikah dengan Owen Morris, seorang aktor di Perusahaan Amerika keliling Lewis Hallam. Tanggal pernikahan itu masih belum diketahui.
Rekaman langkah pertamanya ke panggung Amerika terjadi pada musim gugur 1772 di Teater Southwark Philadelphia. Itu adalah awal yang sederhana bagi seorang wanita yang akan segera mendominasi dunia teater. Dia melakukan tur dengan rombongan Hallam di berbagai kota sampai Revolusi Amerika pecah. Perang memaksa perusahaan tersebut berkemas dan pensiun ke Hindia Barat. Mereka baru kembali pada tahun 1785. Kemudian mereka mulai melakukan tur lagi.
Pada tahun 1791, Morris dan suaminya melakukan langkah strategis. Mereka meninggalkan Hallam untuk bergabung dengan perusahaan baru yang diorganisir oleh Thomas Wignell. Itu adalah sebuah poros yang berisiko. Tahun berikutnya, pasangan itu berada di Boston untuk menghadiri The School for Scandal. Mereka ditangkap hanya beberapa minggu setelah pertunjukan. Itu dianggap sebagai musim teater pertama di Boston, meskipun secara teknis ilegal pada saat itu. Penangkapan memang terjadi, namun hal ini jelas menjadi berita utama.
Meski menghadapi kendala hukum, karier Morris melonjak. Sosoknya yang anggun dan penguasaan “sikap agung” — gaya akting yang kaku dan bermartabat yang populer pada saat itu — menjadikannya sebagai aktris Amerika terkemuka pada zamannya. Dia tidak hanya tampil; dia memupuk aura misteri. Itu membuat orang terus berbicara. Itu membuatnya tetap relevan.
Pada bulan Februari 1794, perusahaan Wignell membuka Chestnut Street Theatre yang baru di Philadelphia. Morris tinggal di sana sampai tahun 1810. Beberapa sumber menyatakan bahwa dia mungkin telah bertindak hingga tahun 1815. Namun pada tahun-tahun terakhirnya, dia terkenal tertutup. Dia menarik diri sepenuhnya dari kehidupan publik. Tidak ada wawancara. Tidak ada penampilan. Diam saja.
“Sosoknya yang elegan dan sikapnya yang agung membuatnya mendapatkan posisi sebagai aktris Amerika terkemuka pada zamannya.”
Mengapa hal ini menjadi penting saat ini? Kita sering mencari “yang pertama” dalam dunia hiburan Amerika. Morris kemungkinan besar cocok dengan status wanita terkemuka. Tapi kita tidak akan pernah tahu pasti. Catatannya terlalu sedikit. Misterinya terlalu kental. Dia tetap menjadi hantu dalam mesin teater awal Amerika.
Kami tahu dia terkenal. Kami tahu dia berbakat. Kami tahu dia menghilang ke dalam kehidupan pribadi. Tapi gambaran lengkapnya? Itu hilang. Yang kami punya hanyalah tanggal dan dramanya. Dan pertanyaan-pertanyaan yang tenang dan tak terjawab tentang wanita yang menjadi pusat dari semua itu.














