Anda mungkin mengenal mereka berdasarkan namanya. Anda bahkan mungkin menanamnya di halaman belakang rumah Anda pada musim semi lalu. Namun Polemoniaceae adalah kategori yang luas, sering disebut sebagai keluarga phlox, yang mencakup lebih dari sekadar bunga mekar yang cantik. Kelompok tumbuhan berbunga ini termasuk dalam ordo Ericales dan mencakup sekitar 18 genera dengan sekitar 385 spesies berbeda. Jika Anda penasaran tentang di mana tanaman ini tumbuh subur atau bagaimana mengidentifikasinya di alam liar, memahami struktur dan asal usulnya akan membantu.
Kebanyakan orang mengasosiasikan keluarga ini dengan Amerika Utara. Di sanalah sebagian besar spesies hidup. Namun, mereka juga menghuni daerah beriklim sedang di Amerika Selatan bagian barat dan seluruh Eurasia. Distribusi yang luas ini menjelaskan mengapa Anda mungkin melihat bunga yang tampak serupa di iklim yang sangat berbeda.
Tampilan dan Nuansa Tanaman Keluarga Phlox
Saat Anda melihat tanaman Polemoniaceae, biasanya tanaman tersebut muncul sebagai tanaman herba tahunan atau abadi. Varietas kayu juga ada, namun kurang umum. Pengidentifikasi kuncinya terletak pada bunga itu sendiri. Bunga mekar ini biasanya berbentuk tabung, melebar ke luar dengan lima lobus. Mereka sering kali berbentuk corong atau menyebar luas untuk menarik penyerbuk.
Bunga ini biasanya tidak berdiri sendiri. Mereka berkumpul dalam kelompok atau kepala yang padat. Perhatikan lebih dekat bagian reproduksinya dan Anda akan melihat ovarium dengan tiga bilik. Gaya ini muncul dari dasar ini, di atasnya terdapat tiga stigma sempit. Arsitektur botani spesifik ini membedakannya dari bunga liar lain yang tampak serupa.
Varietas Populer yang Sudah Anda Ketahui
Mengapa tukang kebun sangat menyukai keluarga ini? Itu tergantung pada keragaman dan keindahan. Banyak hiasan taman populer ada di sini. Anda mungkin pernah melihat gilia merah (Ipomopsis aggregata ) dengan duri berwarna merah cerah. Spesies Phlox (Phlox ) adalah tanaman pokok di perbatasan musim panas. Tangga Yakub (Polemonium caeruleum ) menambahkan tingkatan biru halus pada titik-titik teduh.
Tanaman ini bukan sekadar tanaman hias. Mereka berperan dalam ekosistem lokal. Bunganya yang kaya nektar mendukung lebah dan kupu-kupu. Memahami spesies mana yang cocok dengan kondisi tanah dan cahaya Anda penting untuk keberhasilan berkebun.
Menemukan Mereka di Alam Liar
Jika Anda ingin menemukan spesies Polemoniaceae tanpa mengunjungi tempat pembibitan, pergilah ke Amerika Serikat bagian barat. Keanekaragaman di sana sangat mencengangkan. Di Amerika Selatan, lihatlah daerah beriklim sedang. Di Eurasia, mereka menempati iklim sejuk dan sedang yang serupa. Mereka mudah beradaptasi tetapi umumnya lebih menyukai tanah yang memiliki drainase yang baik.
Mengetahui perbedaan antara tanaman semusim dan tanaman keras membantu dalam merencanakan taman Anda. Beberapa spesies kembali tahun demi tahun. Yang lain menyelesaikan siklus hidupnya dalam satu musim. Perbedaan ini mempengaruhi cara Anda merawat tempat tidur Anda.
Keluarga itu besar dan kompleks. Spesies baru kadang-kadang ditemukan. Penelitian mengenai susunan genetik mereka terus berkembang. Artinya, pemahaman kita terhadap hal-hal tersebut tidaklah statis.
Lain kali Anda melihat bunga berkelopak lima dalam satu tandan, berhentilah sejenak. Ini mungkin bagian dari keluarga kuno yang tersebar luas. Detail spesifik dari kepala putik dan ovarium menceritakan kisah sebenarnya. Ini bukan hanya tentang warna. Ini tentang struktur. Dan struktur itu bertahan di seluruh benua.



















