SpaceX Dengan Cepat Memperluas Konstelasi Starlink dengan Dua Peluncuran dalam 48 Jam

16

SpaceX terus mengembangkan jaringan internet satelit Starlink secara agresif, meluncurkan dua misi terpisah dalam rentang waktu dua hari dari Pantai Barat dan Timur Amerika Serikat. Peluncuran ini menyoroti kemampuan perusahaan dalam menyebarkan infrastruktur dengan cepat untuk memperluas layanan broadbandnya.

Penerapan Pantai Barat: Peluncuran Vandenberg

Pada hari Kamis, 29 Januari, roket Falcon 9 lepas landas dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California pada pukul 12:53 EDT (1753 GMT). Misi tersebut berhasil mengirimkan 25 satelit Starlink (Grup 17-19) ke orbit rendah Bumi. Penerapan ini meningkatkan kapasitas keseluruhan jaringan Starlink, sehingga meningkatkan konektivitas bagi pelanggan.

Tindak Lanjut Pantai Timur: Peluncuran Cape Canaveral

Kurang dari 24 jam kemudian, pada tanggal 30 Januari, roket Falcon 9 lainnya diluncurkan dari Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral di Florida pada pukul 02:22 EDT (0722 GMT). Misi ini membawa 29 satelit Starlink tambahan (Grup 6-101), sehingga semakin memperluas jangkauan jaringan.

Booster Dapat Digunakan Kembali: Efisiensi SpaceX

Kedua peluncuran tersebut menunjukkan komitmen SpaceX terhadap teknologi roket yang dapat digunakan kembali. Booster yang digunakan dalam peluncuran di California (B1082) menyelesaikan penerbangan suksesnya yang ke-19, mendarat di kapal drone “Of Course I Still Love You” di Samudra Pasifik. Demikian pula, booster Florida (B1095) mencapai pendaratan kelima di pesawat tak berawak “Just Read the Instruksi” di Atlantik. Penggunaan kembali yang cepat ini secara signifikan mengurangi biaya akses ruang dan memungkinkan penerapan lebih sering.

Dampak Starlink yang Berkembang

Jaringan Starlink dirancang untuk menyediakan akses internet broadband berkecepatan tinggi dan latensi rendah ke wilayah yang kurang terlayani secara global. Layanan ini kini melampaui internet rumah tradisional, termasuk WiFi dalam penerbangan pada maskapai penerbangan tertentu dan konektivitas satelit langsung untuk telepon seluler melalui kemitraan dengan operator besar.

Penyebaran satelit Starlink yang berkelanjutan oleh SpaceX menegaskan posisinya sebagai kekuatan dominan di sektor ruang angkasa komersial, sekaligus meningkatkan akses internet global bagi jutaan orang dengan cepat.

Попередня статтяGenetika dan Lingkungan Sama-sama Membentuk Umur Manusia
Наступна статтяAI Menemukan Lebih dari 1.000 Objek Kosmik yang Tidak Dapat Dijelaskan di Arsip Hubble